Tugas teori organisasi umum - Komunikasi
Nama: Aldryfa Arun Dahana
Npm: 10111562
Kelas:2KA33
KOMUNIKASI, KOMUNIKASI FORMAL, DAN KOMUNIKASI INFORMAL
Komunikasi
adalah proses dimana orang yang bekerja dalam organisasi saling
mentransmisikan informasi dan menginterpretasikan artinya. Yang penting
komunikasi dalam organisasi diperolehnya komunikasi yang efisien dan
efektif. Komunikasi yang efektif terjadi bila artian yang dimaksudkan
oleh pengirim berita dan artian yang ditangkap oleh penerima berita itu
sama dan satu. Sedangkan komunikasi yang efisien terjadi bila biayanya
minimum berdasar sumber daya yang dimanfaatkan.
Komunikasi yang
efektif sangat penting bagi manajer, karena sebagai proses dimana fungsi
manajemen seperti fungsi perencanaan, fungsi pengorganisasian, fungsi
kepemimpinan, fungsi pengendalian dapat dicapai. Komunikasi biasanya
sering terganggu hal ini dikarenakan masalah sematik/arti kata, tak
adanya umpan balik, saluran komunikasi, gangguan fisik, perbedaan budaya
dan status.
Ada pedoman untuk mendapatkan komunikasi secara
efektif antara lain yaitu bahwa seseorang harus mendengarkan secara
aktif, usahakan memberikan umpan balik, lansung pada masalah,
mengambarkan situasi,dan meringkas. Proses komunikasi memungkinkan para
manajer menjalankan tanggung jawabnya dan informasi harus
dikomunikasikan jepada para manajer sebagai dasar pembuatan keputusan
dalam pembuatan fungsi manajer baik secara lisan maupun tulisan.
Komunikasi
dapat diartikan sebagai proses pemindahan dalam gagasan atau informasi
seseorang ke orang lain. Selain dikatakan sebagai proses pemindahan
gagasan seseorang dari orang lain dalam bentuk kata-kata tetapi juga
dalam bentuk ekspresi wajah intonasi dan sebagainya. Komunikasi dapat
menghubungkan antara bagian yang berbeda atau disebut rantai pertukaran
informasi. Hal ini mengandung unsur-unsur ;
Sebagai kegiatan seseorang untuk megerti,
Sebagai sarana pengendalian informasi,
Sebagai sistem bagi terjalinnya komunikasi diantara individu-individu.
Menurut pakar American Management Association ada 10 aturan jika ingin berkomunikasi dengan baik:
Jelaskan konsep/ide Anda sebelum berkomunikasi,
Teliti tujuan sebenarnya dalam komunikasi,
Pertimbangkan suasana lingkungan dan waktu,
Hubungan pihak lain,
Waspada atas nada dan isi berita,
Komunikasikan seseorang yang membantu dan bernilai bagi penerima,
Tindak lanjut komunikasi,
Komunikasi untuk waktu yang akan datang pula,
Tindakan konsisten dengan kata,dan
Menjadilah pendengar yang baik.
PROSES KOMUNIKASI
Contoh model komunikasi yang sederhana digambarkan dibawah ini :
Pengirim—>Berita—>Penerima
Jika
salah satu elemen komunikasi tidak ada maka komunikasi tidak akan
berjalan. Ada komponen-komponen dalam komunikasi antara lain :
Pengirim(Sender=Sumber)
adalah seseorang yang mempunyai kebutuhan atau informasi serta
mempunyai kepentinga mengkomunikasikan kepada orang lain.
Pengkodean (Encoding) adalah pengirim mengkodean informasi yang akan disampaikan ke dalam symbol atau isyarat.
Pesan (Massage), pesan dapat dalam segala bentuk biasanya dapat dirasakan atau dimengerti satu atau lebih dari indra penerima.
Saluran (Chanel) adalah cara mentrasmisikan pesan, misal kertas untuk surat, udara untuk kata-kata yang diucapkan.
Penerima
(Recaiver) adalah orang yang menafsirkan pesan penerima, jika pesan
tidak disampaikan kepada penerima maka komunikasi tidak akan terjadi.
Penafsiran
kode (Decoding) adalah proses dimana penerima menafsirkan pesan dan
menterjemahkan menjadi informasi yang berarti baginya. Jika semakin
tepat penafsiran penerima terhadap pesan yang dimaksudkan oleh penerima,
Maka semakin efektif komunikasi yang terjadi.
Umpan balik (Feedback) adalah pembalikan dari proses komunikasi dimana reaksi kominikasi pengirim dinyatakan.
Didalam organisasi sangat membutuhkan komunikasi. Adapun jenis- jenis komunikasi dalam organisasai antara lain :
a. Komunikasi formal vs informal
Komunikasi
formal adalah komunikasi yang mengikuti rantai komando yang dicapai
oleh hirarki wewenang. Komunikasi informal adalah komunikasi yang
terjadi diluar dan tidak tergantung pada herarki wewenang. Komunikasi
informal ini timbul karena adanya berbagai maksud, yaitu
- Pemuasan kebutuhan manusiawi,
- Perlawanan terhadap pengaruh yang monoton dan membosankan,
- Keinginan untuk mempengaruhi perilaku orang lain,
- Sumber informasi hubungan pekerjaan.
Jenis
lain dari komunikasi informasi adalah adalah dasas-desusyang secara
resmi tidak setuju. Desas-desus ini juga mempunyai peranan fungsional
sebagai alat komunikasi tambahan bagi organisasi.
b. Komunikasi ke bawah vs komunikasi ke atas vs komunikasi lateral
Komunikasi
kebawah mengalir dari peringkat atas ke bawah dalam herarki. Komunikasi
ke atas adalah berita yang mengalir darin peringkat bawah ke atas atas
suatu organisasi. Komunikasi lateral adalah sejajar antara mereka yang
berada tingkat satu wewenang.
c. Komunikasi satu arah dan dua arah
Komunikasi
satu arah, pengirim berita berkomunikasi tanpa meminta umpan balik,
sedangkan komunikasi dua arah adalah penerima dapat dan memberi umpan
balik.
Bagaimanapun juga keefektifan komunikasi organisasi dipengaruhi beberapa factor diantaranya :
Saluran komunikasi formal
Sruktur wewenang
Dalam organisasi dimana perbedaan stasus dan kekuasaan akan mempengaruhi isi komunikasi.
Spesialis jabatan
Anggota organisasi yang sama akan menggunakan istilah-istilah, tujuan, tugas, waktu, dan gaya yang sama dalam berkomonikasi.
Komunikasi
formal adalah suatu proses komunikasi yang bersifat resmi dan biasanya
dilakukan di dalam lembaga formal melalui garis perintah atau sifatnya
instruktif , berdasarkan struktur organisasi oleh pelaku yang
berkomunikasi sebagai petugas organisasi dengan status masing - masing
yang tujuannya menyampaikan pesan yang terkait dengan kepentingan dinas .
Suatu komunikasi juga dapat dikatakan formal ketika komunikasi antara
dua orang atau lebih yang ada pada suatu organisasi dilakukan
berdasarkan prinsip - prinsip dan struktur organisasi .
Komunikasi
informal adalah komunikasi antara orang yang ada dalam suatu organisasi
, akan tetapi tidak direncanakan atau tidak ditentukan dalam struktur
organisasi . Fungsi komunikasi informal adalah untuk memelihara hubungan
sosial persahabatan kelompok informal , penyebaran informasi yang
bersifat pribadi dan privat seperti isu , gossip , atau rumor . Tentang
komunikasi informal sebaiknya tidak dilakukan berdasarkan informasi yang
masih belum jelas dan tidak akurat , carilah sumber informasi yang
dapat dipercaya , selalu gunakan akal sehat dan bertindak berdasarkan
pikiran yang positif . Informasi dalam komunikasi informal biasanya
timbul melalui rantai kerumunan di mana seseorang menerima informasi dan
diteruskan kepada seseorang atau lebih dan seterusnya sehingga
informasi tersebut tersebar ke berbagai kalangan . Implikasinya adalah
kebenaran informasi tersebut menjadi tidak jelas atau kabur . Meski
demikian komunikasi informal akan untuk memenuhi kebutuhan sosial ,
mempengaruhi orang lain , dan mengatasi kelambatan komunikasi formal
yang biasanya cenderung kaku dan harus melalui berbagai jalur terlebih
dahulu .
Jaringan komunikasi adalah saluran yang digunakan untuk
meneruskan pesan dari satu orng ke orang lain. Jaringan ini dapat
dilihat dari dua perspektif. Pertama, kelompok kecil sesuai dengan
sumberdaya yang dimilikinya akan mengembangkan pola komunikasi yang
menggabungkan beberapa struktur jarngan komunikasi. Jaringan komunikasi
ini kemudian merupakan sistim komunikasi umum yang akan digunakan oleh
kelompok dalam mengirimkan pesan dari satu orang keorang lainnya. Kedua,
jaringan komunikasi ini bias dipandang sebagai struktur yang
diformalkan yang diciptakan oleh organisasi sebagai sarana komunikasi
organisasi.
. Beberapa pengertian jaringan komunikasi menurut beberapa ahli dapat disebutkan sebagai berikut:
1).
Pengertian jaringan komunikasi menurut Rogers (1983) adalah suatu
jaringan yang terdiri atas: individu-individu yang saling berhubungan,
yang dilmbungkan oleh arus komunikasi yang terpola.
2). Hanneman
dan Mc Ever dalam Djamali (1999) menyatakan bahwa jaringan komunikasi
adalah pertukaran informasi yang terjadi secara teratur antara dua orang
atau lebih.
3). Knoke dan Kuklinski (1982) melihat jaringan
komunikasi sebagai suatu jenis hubungan yang secara khusus merangkai
individu-individu, obyek-obyek dan peristiwa-peristiwa.
4). Berger
dan Chaffee mengutip pendapat Farace (1977) yang melihat jaringan
komunikasi sebagai suatu pola yang teratur dari kontak antara person
yang dapat diidentifikasi sebagai pertukaran informasi yang dialami
seseorang di dalam sistem sosialnya (Berger dan Chaffee. 1987:239).
5).
Feldman dan Arnold (1993) membedakan jaringan komunikasi menjadi dua
jenis, yaitu jaringan komunikasi formal (menyerupai struktur organisasi)
dan jaringan komunikasi informal yang disebut juga sebagai grapevine
atau benalu komunikasi.
6). Sajogyo (1996) mengistilahkan jaringan
komunikasi informal ini sebagai jaringan komunikasi tradisional.
Jaringan komunikasi tradisional merupakan saluran komunikasi yang paling
penting untuk mobilisasi desa .
PENGERTIAN PENGAWASAN BESERTA JENIS DAN TYPE PADA SIATU PENGAWASAN
Pengertian Pengawasan
Pengawasan
adalah proses dalam menetapkan ukuran kinerja dan pengambilan tindakan
yang dapat mendukung pencapaian hasil yang diharapkan sesuai dengan
kinerja yang telah ditetapkan tersebut. Controlling is the process of
measuring performance and taking action to ensure desired results.
Pengawasan adalah proses untuk memastikan bahwa segala aktifitas yang
terlaksana sesuai dengan apa yang telah direncanakan . The process of
ensuring that actual activities conform the planned activities.
Menurut
Winardi “Pengawasan adalah semua aktivitas yang dilaksanakan oleh pihak
manajer dalam upaya memastikan bahwa hasil aktual sesuai dengan hasil
yang direncanakan”. Sedangkan menurut Basu Swasta “Pengawasan merupakan
fungsi yang menjamin bahwa kegiatan-kegiatan dapat memberikan hasil
seperti yang diinginkan”. Sedangkan menurut Komaruddin “Pengawasan
adalah berhubungan dengan perbandingan antara pelaksana aktual rencana,
dan awal Unk langkah perbaikan terhadap penyimpangan dan rencana yang
berarti”.
Pengawasan adalah suatu upaya yang sistematik
untuk menetapkan kinerja standar pada perencanaan untuk merancang
sistem umpan balik informasi, untuk membandingkan kinerja aktual dengan
standar yang telah ditentukan, untuk menetapkan apakah telah terjadi
suatu penyimpangan tersebut, serta untuk mengambil tindakan perbaikan
yang diperlukan untuk menjamin bahwa semua sumber daya perusahaan atau
pemerintahan telah digunakan seefektif dan seefisien mungkin guna
mencapai tujuan perusahaan atau pemerintahan. Dari beberapa pendapat
tersebut diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa pengawasan merupakan hal
penting dalam menjalankan suatu perencanaan. Dengan adanya pengawasan
maka perencanaan yang diharapkan oleh manajemen dapat terpenuhi dan
berjalan dengan baik.
Pengawasan pada dasarnya
diarahkan sepenuhnya untuk menghindari adanya kemungkinan penyelewengan
atau penyimpangan atas tujuan yang akan dicapai. melalui pengawasan
diharapkan dapat membantu melaksanakan kebijakan yang telah ditetapkan
untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan secara efektif dan
efisien. Bahkan, melalui pengawasan tercipta suatu aktivitas yang
berkaitan erat dengan penentuan atau evaluasi mengenai sejauhmana
pelaksanaan kerja sudah dilaksanakan. Pengawasan juga dapat mendeteksi
sejauhmana kebijakan pimpinan dijalankan dan sampai sejauhmana
penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan kerja tersebut.
Konsep
pengawasan demikian sebenarnya menunjukkan pengawasan merupakan bagian
dari fungsi manajemen, di mana pengawasan dianggap sebagai bentuk
pemeriksaan atau pengontrolan dari pihak yang lebih atas kepada pihak di
bawahnya.” Dalam ilmu manajemen, pengawasan ditempatkan sebagai tahapan
terakhir dari fungsi manajemen. Dari segi manajerial, pengawasan
mengandung makna pula sebagai:
“pengamatan atas pelaksanaan
seluruh kegiatan unit organisasi yang diperiksa untuk menjamin agar
seluruh pekerjaan yang sedang dilaksanakan sesuai dengan rencana dan
peraturan.” atau
“suatu usaha agar suatu pekerjaan dapat
dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan, dan dengan
adanya pengawasan dapat memperkecil timbulnya hambatan, sedangkan
hambatan yang telah terjadi dapat segera diketahui yang kemudian dapat
dilakukan tindakan perbaikannya.”
Sementara itu, dari segi hukum administrasi negara, pengawasan dimaknai sebagai
“proses
kegiatan yang membandingkan apa yang dijalankan, dilaksanakan, atau
diselenggarakan itu dengan apa yang dikehendaki, direncanakan, atau
diperintahkan.”
Hasil pengawasan ini harus dapat menunjukkan
sampai di mana terdapat kecocokan dan ketidakcocokan dan menemukan
penyebab ketidakcocokan yang muncul. Dalam konteks membangun manajemen
pemerintahan publik yang bercirikan good governance (tata kelola
pemerintahan yang baik), pengawasan merupakan aspek penting untuk
menjaga fungsi pemerintahan berjalan sebagaimana mestinya. Dalam konteks
ini, pengawasan menjadi sama pentingnya dengan penerapan good
governance itu sendiri.
Dalam kaitannya dengan
akuntabilitas publik, pengawasan merupakan salah satu cara untuk
membangun dan menjaga legitimasi warga masyarakat terhadap kinerja
pemerintahan dengan menciptakan suatu sistem pengawasan yang efektif,
baik pengawasan intern (internal control) maupun pengawasan ekstern
(external control). Di samping mendorong adanya pengawasan masyarakat
(social control).
Sasaran pengawasan adalah temuan yang menyatakan
terjadinya penyimpangan atas rencana atau target. Sementara itu,
tindakan yang dapat dilakukan adalah:
a. mengarahkan atau merekomendasikan perbaikan;
b. menyarankan agar ditekan adanya pemborosan;
c. mengoptimalkan pekerjaan untuk mencapai sasaran rencana.
Pada dasarnya ada beberapa jenis pengawasan yang dapat dilakukan, yaitu:
1. Pengawasan Intern dan Ekstern
Pengawasan
intern adalah pengawasan yang dilakukan oleh orang atau badan yang ada
di dalam lingkungan unit organisasi yang bersangkutan.” Pengawasan dalam
bentuk ini dapat dilakukan dengan cara pengawasan atasan langsung atau
pengawasan melekat (built in control) atau pengawasan yang dilakukan
secara rutin oleh inspektorat jenderal pada setiap kementerian dan
inspektorat wilayah untuk setiap daerah yang ada di Indonesia, dengan
menempatkannya di bawah pengawasan Kementerian Dalam Negeri.
Pengawasan
ekstern adalah pemeriksaan yang dilakukan oleh unit pengawasan yang
berada di luar unit organisasi yang diawasi. Dalam hal ini di Indonesia
adalah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang merupakan lembaga tinggi
negara yang terlepas dari pengaruh kekuasaan manapun. Dalam menjalankan
tugasnya, BPK tidak mengabaikan hasil laporan pemeriksaan aparat
pengawasan intern pemerintah, sehingga sudah sepantasnya di antara
keduanya perlu terwujud harmonisasi dalam proses pengawasan keuangan
negara. Proses harmonisasi demikian tidak mengurangi independensi BPK
untuk tidak memihak dan menilai secara obyektif aktivitas pemerintah.
2. Pengawasan Preventif dan Represif
Pengawasan
preventif lebih dimaksudkan sebagai, “pengawasan yang dilakukan
terhadap suatu kegiatan sebelum kegiatan itu dilaksanakan, sehingga
dapat mencegah terjadinya penyimpangan.” Lazimnya, pengawasan ini
dilakukan pemerintah dengan maksud untuk menghindari adanya penyimpangan
pelaksanaan keuangan negara yang akan membebankan dan merugikan negara
lebih besar. Di sisi lain, pengawasan ini juga dimaksudkan agar sistem
pelaksanaan anggaran dapat berjalan sebagaimana yang dikehendaki.
Pengawasan preventif akan lebih bermanfaat dan bermakna jika dilakukan
oleh atasan langsung, sehingga penyimpangan yang kemungkinan dilakukan
akan terdeteksi lebih awal.
Di sisi lain, pengawasan represif
adalah “pengawasan yang dilakukan terhadap suatu kegiatan setelah
kegiatan itu dilakukan.” Pengawasan model ini lazimnya dilakukan pada
akhir tahun anggaran, di mana anggaran yang telah ditentukan kemudian
disampaikan laporannya. Setelah itu, dilakukan pemeriksaan dan
pengawasannya untuk mengetahui kemungkinan terjadinya penyimpangan.
3. Pengawasan Aktif dan Pasif
Pengawasan
dekat (aktif) dilakukan sebagai bentuk “pengawasan yang dilaksanakan di
tempat kegiatan yang bersangkutan.” Hal ini berbeda dengan pengawasan
jauh (pasif) yang melakukan pengawasan melalui “penelitian dan pengujian
terhadap surat-surat pertanggung jawaban yang disertai dengan
bukti-bukti penerimaan dan pengeluaran.” Di sisi lain, pengawasan
berdasarkan pemeriksaan kebenaran formil menurut hak (rechmatigheid)
adalah “pemeriksaan terhadap pengeluaran apakah telah sesuai dengan
peraturan, tidak kadaluarsa, dan hak itu terbukti kebenarannya.”
Sementara, hak berdasarkan pemeriksaan kebenaran materil mengenai maksud
tujuan pengeluaran (doelmatigheid) adalah “pemeriksaan terhadap
pengeluaran apakah telah memenuhi prinsip ekonomi, yaitu pengeluaran
tersebut diperlukan dan beban biaya yang serendah mungkin.”
4.
Pengawasan kebenaran formil menurut hak (rechtimatigheid) dan
pemeriksaan kebenaran materiil mengenai maksud tujuan pengeluaran
(doelmatigheid).
Dalam kaitannya dengan penyelenggaraan negara,
pengawasan ditujukan untuk menghindari terjadinya “korupsi,
penyelewengan, dan pemborosan anggaran negara yang tertuju pada aparatur
atau pegawai negeri.” Dengan dijalankannya pengawasan tersebut
diharapkan pengelolaan dan pertanggung jawaban anggaran dan kebijakan
negara dapat berjalan sebagaimana direncanakan.
Perkembangan Komunikasi
Tahukah sobat komunikasi itu ? nah disini saya mencoba membagi Definisi komunisi
Komunikasi
adalah proses berbagi gagasan, informasi dan pesan dengan orang lain
pada waktu dan tempat tertentu. Komunikasi meliputi hubungan surat dan
percakapan sebagai mana komunikasi non-verbal (seperti ekspressi wajah,
bahasa tubuh dan isyarat), komunikasi visual (penggunaan gambar seperti
lukisan, foto, video atau film) dan komunikasi elektronik seperti
percakapan melaui telepon, surat elektronik, televisi kabel dan siaran
satellit).
Komunikasi merupakan bagian yang vital dari kehidupan
seseorang dan juga penting dalam dunia bisnis, pendidikan, dan
sebagainya ketika manusia saling berinteraksi.
Urusan bisnis
dikaitkan dengan komunikasi dalam beberapa hal khusus. Beberapa urusan
bisnis membangun dan memasang perangkat komunikasi, seperti mesin faks,
kamera video, cd player, barang cetak, PC, dan telepon. Beberapa
perusahaan lainnya membuat isi dari yang dihasilkan/dibawa oleh
perangkat-perangkat tersebut seperti movie, buku dan software.
Perusahaan-perusahaan
ini merupakan bagian dari media atau industri komunikasi. Komunikasi
yang terorganisir sangat penting dalam setiap urusan bisnis. Orang dalam
organisasi apapun butuh untuk berkomunikasi guna mengkoordinasikan
pekerjaan mereka dan untuk menginformasikan bisnis mereka ke dunia luar
tentang produk dan jasa (komunikasi jenis ini disebut periklanan atau
humas)
Sejarah dan perkembangan komunikasi
Komunikasi antar
dua orang merupakan perkembangan metode tentang ekspresi yang dibangun
selama berabad-abad. Isyarat yang merupakan pengembangan bahasa, dan
kebutuhan untuk berikut serta dalam seluruh perbuatan yang dilakukan.
Komunikasi di antara binatang
Manusia
bukan satu-satunya makhluk yang melakukan komunikasi; banyak makhluk
lain; binatang yang juga bertukar isyarat dan jejak untuk membantu
mereka mendapatkan makanan, bermigrasi, atau melakukan perkawinan. Ahli
biologi abad ke 19 Charles Darwin menunjukan bahwa kemampuan suatu
spesies untuk bertukar informasi atau isyarat tentang lingkungannya
merupakan faktor penting pada pertahanan hidup alaminya. Sebagai contoh,
lebah madu melakukan tarian dalam pola tertentu untuk memberitahu
anggota satu sarangnya tempat menemukan makanan. Para serangga biasanya
menggunakan pheromones, sejenis hormon khusus, untuk menarik
pasangannya.
Para gajah memancarkan suara-suara bertekanan rendah,
di bawah level pendengaran manusia, yang memanggil anggota kawanan
lainnya yang berada jauh bermil-mil. Para simpanse menggunakan ekspresi
wajah dan bahasa tubuh untuk menunjukan dominasi atau perasaan cinta
kepada simpanse lainnya. Paus dan lumba-lumba membuat bunyi kenyutan
(ceklekan), pekikan, atau nyanyian untuk bertukar informasi tentang
makanan dan migrasi, dan untuk mengetahui lokasi masing –masing di
antara mereka.
Ketika binatang menggunakan beberapa suara dan
isyarat yang terbatas untuk berkomunikasi, manusia memiliki sistem
bahasa rumit yang telah maju yang digunakan untuk bertahan hidup,
menunjukan pemikiran dan emosi, bercerita dan mengenang masa lalu, dan
untuk bernegosiasi dengan yang lainnya. Bahasa mulut (percakapan)
merupakan sebuah peralatan setiap manusia yang memiliki masyarakat atau
budaya.
Para ahli anthropolog yang mempelajari kebudayan zaman
purbakala memiliki beberapa teori tentang awal mula terciptanya bahasa
manusia. Sistem bahasa paling awal kemungkinan kombinasi suara vocal
dengan tangan atau isyarat tubuh untuk menunjukkan pesan. Beberapa kata
mungkin bentuk peniruan dari suara-suara alam. Yang lainnya mungkin
berasal dari ekspresi emosi, seperti tertawa atau menangis. Bahasa,
beberapa ahli teori mempercayai, adalah sebuah pertumbuhan kelompok
aktivitas, seperti bekerja bersama atau menari.
Lebih dari 7000
bahasa dan dialek terkemuka digunakan di dunia sekarang ini. Ketika
beberapa bahasa tumbuh, beberapa bahasa lainnya lenyap, beberapa bahasa
yang tumbuh juga berkembang dan berubah karena sebab kelas (tingkatan
manusia), kelamin, profesi, kelompok umur dan kekuatansosial lainnya.
Bahasa Latin tidak digunakan dalam waktu yang lama, tetapi bertahan
dalam bentuk penulisan. Bahasa Ibrani merupakan bahasa kuno yang
memudar, tetapi sekarang telah dihidupkan kembali dan dipergunakan.
Bahasa yang lain, seperti bahasa kuno penduduk Amerika Tengah dan Utara,
Kepulauan Pasifik, dan beberapa penduduk asli Amerika Utara, yang tidak
memiliki bentuk tulisan, telah lenyap ketika para penggunanya mati.
Sekarang ini para ahli antropolog berusaha merekam dan melindungi
bahasa-bahasa kuno yang masih dipergunakan dalam berbagai area yang
tersebar jauh atau pada penduduk masih tersisa dalam sebuah kultur.
Simbol dan huruf
Sebagian
besar bahasa juga memiliki bentuk tulisan. Catatan-catatan tertua dari
bahasa tertulis berusia sekitar 5000 tahun. Akan tetapi, komunikasi
tertulis telah dimulai lebih awal dalam bentuk gambar atau tanda yang
terbuat untuk menandakan informasi berarti tentang dunia alam.
Gambar-gambar visual yang dibuat secara artisial paling awal adalah
lukisan beruang, mammot (sejenis gajah yang telah punah), badak berbulu,
dan beberapa binatang dari zaman es di dinding gua di dekat Avignon,
Perancis.
Lukisan-lukisan ini berusia sekitar 30.000 tahun. Arca
binatang tertua yang pernah diketahui, seekor kuda yang terbuat dari
gading mammoth, ditanggali dari kira-kira 30.000 tahun sebelum masehi
dan ditemukan zaman sekarang di Vogelhard, Jerman. Sistem-sistem
pencatatan simbol kuno lainnya telah diketemukan. Sebagai misal, pada
plakat berbentuk tulang Cro Magnon yang berusia 30.000 tahun yang
ditemukan di Perancis dipahatkan sebuah seri 29 tanda; beberapa ahli
riset percaya bahwa plakat mencatat bentuk-bentuk bulan.
Sepotong
tanduk rusa kutub berusia sekitar 15.000 tahun yang juga ditemukan di
Perancis, tercap bersama gambar-gambar binatang dan beberapa tanda yang
terbawa. Suku Inca kuno di Peru, yang hidup sejak sekitar abad ke-11
hingga abad ke-15 Masehi, menggunakan sebuah system penjalinan dan
benang berwarna yang disebut guipu untuk menandai populasi, persediaan
makanan, dan produksi pertambangan emas.
Barangkali, tulisan pada
mulanya merupakan sebuah bentuk sistem mata uang tanah yang digunakan di
Timur Tengah Kuno. Mata uang tersebut ditanggali dari 8000 hingga 3000
Sebelum Masehi dan berbentuk seperti piringan, kerucut, bulatan dan
beberapa bentuk lainnya. Mata uang kuno itu disimpan dalam tempat dari
tanah yang ditandai dengan versi awal Cuneiform (tulisan kuno) untuk
menjelaskan mata uang aap yang tersimpan di dalamnya.
Cuneiform
merupakan salah satu dari jenis penulisan awal dan merupakan jenis
piktograpfi, dengan simbol yang mewakili objek. Cuneiform dibuat sebagai
sebuah bahasa tertulis di Assyiria (sebuah kerajaan Asia kuno yang
sekarang terletak Iraq) yang digunakan semenjak 3000 hingga 1000 sebelum
Masehi. Cuneiform pada akhirnya membutuhkan elemen-elemen ideografik –
karenanya simbol ada untuk mewakili tidak hanya objek tetapi juga
ide-ide dan sifat-sifat yang berkaitan dengannya. Contoh-contoh
penulisan model skrip yang diketahui paling tua ditanggali sejak sekitar
3000 SM, lembaran-lembaran papyrus (sejenis kertas pada masa awal yang
terbuat dari sejenis buluh) sejak sekitar 2700 hingga 2500 SM telah
ditemukan di Delta Nil di Mesir memuat hieroglyphs, bentuk lain tulisan
pictographic-ideographic.
Tulisan Cina bermula sebagaimana bahasa
tertulis pictographic-ideographic yang mungkin bermula pada abad 15
sebelum Masehi. Saat ini bahasa Cina tertulis memasukan beberapa elemen
fonetis (simbol yang menandakan pengucapan) dengan baik. Sistem
penulisan bangsa Cina disebut logographic karena penuh dnegansimbol,
atau karakter, yang masing-masing mewakili kata. Cuneiform dan
Hieroglyph Mesir pada akhirnya memasukkan elemen-elemen fonetis. Dalam
sistem silabis, seperti tulisan Jepang dan Korea, simbol-simbol tertulis
berdiri sebagai suara-suara silabis yang diucapkan.
Huruf, yang
ditemukan di Timur Tengah, yang dibawa oleh bangsa Phoenix (bangsa dari
sebuah wilayah di pantai barat Mediterranean, berlokasi lebih luas di
Libanon modern) ke Yunani, suara vokal ditambahkan ke dalamnya. Karakter
huruf berdiri untuk suara fonetis dan dapat dikombinasikan dalam sebuah
variasi kata yang hampir tak terbatas. Banyak bahasa modern seperti
bahasa Inggris, Jerman, Perancis dan Rusia merupakan bahasa –bahasa
huruf. tapi jangan salah menurut sejarah indonesia juga punya simbol dan
huruf seperti simbol dan huruf bahasa batak sayangnya tidak
terlestarikan hingga sekarang bisa dikatakan lenyap dari dunia karena
jarangnya orang yang tahu .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar