Selasa, 28 Oktober 2014

Cara Kerja Jaringan Wireless

Jaringan wireless bekerja dengan cara menghubungkan sebuah komputer satu dengan yang lain.
ada 3 komponen yang ada pada jaringan wireless yaitu:
1.Sinyal Radio
2.Format Data
3.Struktur Jaringan


Ketiga komponen tersebut berdiri sendiri-sendiri baik dalam cara kerja dan fungsinya.
terdapat 7 lapisan OSI yang ada pada komponen tersebut yaitu:

1.    Physical Layer (Lapisan Fisik)
2.    Data-Link Layer (Lapisan Keterkaitan Data)
3.    Network Layer (Lapisan Jaringan)
4.    Transport Layer (Lapisan Transport)
5.    Session Layer (Lapisan Sesi)
6.    Presentation Layer (Lapisan Presentasi)
7.    Application Layer (Lapisan Aplikasi)

Wireless bekerja dengan menggunakan gelombang radio kemudian sinyal radio menjalar dari pengirim ke penerima melalui free space, pantulan-pantulan, difraksi, line of sight dan obstructed tiap sinyal (pada jalur yang berbeda-beda) memiliki level kekuatan, delay dan fasa yang berbeda-beda.

Awalnya teknologi ini didesain untuk aplikasi perkantoran dalam ruangan, namun sekarang wireless dapat digunakan pada jaringan peer to peer dalam ruangan dan juga point to point diluar ruangan maupun point to multipoint pada aplikasi bridge wireless yang didesain sangat modular dan fleksibel. 

Jaringan ini juga bisa di optimalkan pada lingkungan yang berbeda.Dapat mengatasi kendala geografis dan rumitnya instalasi kabel. Mirip dengan jaringan Ethernet kabel, sebuah wireless mengirim data dalam bentuk paket. Setiap adapter memiliki no ID yang permanen dan unik yang berfungsi sebagai sebuah alamat dan tiap paket selain berisi data juga menyertakan alamat penerima dan pengirim paket tersebut. 
Bila kartu mendeteksi adanya data lain yang sedang menggunakan frekuensi radio, maka ia menunggu sesaat kemudian memeriksanya kembali.
Jaringan nirkabel sangat membantu karena jaringan wireless ini membantu anda untuk menggunakan komputer dan terhubung ke Internet di manapun. Namun, kebanyakan jaringan nirkabel menggunakan router nirkabel, yang lumayan mahal. Jika anda memiliki lebih dari satu komputer, anda dapat mengkonfigurasi jaringan nirkabel tanpa membeli router nirkabel dan dapatlah kita sedikit menghemat biaya.
Dalam sebuah jaringan nirkabel tradisional, sebuah router nirkabel bertindak sebagai base station, mirip dengan stasiun pangkalan untuk telepon tanpa kabel.  
Semua komunikasi nirkabel melalui router nirkabel, yang memungkinkan komputer terdekat untuk terhubung ke Internet atau terhubung satu sama lain. 
Jadi dalam hal ini, sebuah komputer dengan wireless cardnya di sulap manjadi router, istilahnya jadi pemancar seperti layaknya router biasa.
Jaringan nirkabel ad hoc lebih cara kerjanya  seperti walkie-talkie, karena komputerberkomunikasi langsung dengan satu sama lain.  Dengan mengaktifkan Internet Connection Sharing pada salah satu komputer, anda dapat berbagi akses internet. Jaringan ad hoc tampaknya merupakan alternatif lain tanpa menggunakan router nirkabel, tetapi memiliki beberapa kelemahan:

•      Jika komputer yang terhubung ke internet ditutup, semua komputer yang merupakan bagian dari
       jaringan ad hoc kehilangan akses Internet mereka.
•      Untuk menghubungkan ke Internet, komputer harus memiliki sambungan jaringan kabel.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar